Skip navigation

Fenomena bocah sakti ” PONARI “, dengan batu ajaibnya bisa menyembuh segala macam penyakit  , sebaiknya disikapi dengan bijak dan iman.  Azazil (Iblis), Syetan, Malaikat maupun Manusia yang memiliki kekuatan / kehebatan yang luar biasa, semuanya adalah kehendak / dari Allah yang Maha Kuat (Al Jabbar)

…..مَا شَاءَ اللَّهُ لا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ…..

“MAA SYAA ALLAH, LAA QUWWATA ILLAA BILLAH”
(Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)

Jika ingin menegakkan Kebenaran sebaiknya jangan ditinggalkan tentang mengingat Kesabaran, sampaikan dengan santun dan bijak, agar yang salah menjadi benar (bukan menjadi tenar), yang tidak mengerti menjadi mengerti/tau (bukan menjadi jauh), tujuannya agar orang menjadi melek bukan untuk diejek. Kelebihan ilmu (agama maupun umum) adalah untuk mengajak bukan untuk mengasak, untuk merangkul bukan unutk memukul…….. demi kebenaran dan manfaat.

Video dari   :

tv Pengobatan dukun cilik makan korban ( detik Surabaya )

tv Title Meski ditutup, Warga tetap antre berobat ( okezone.com )

tv Ponari, Dukun Cilik Dengan Ribuan Pasien ( Indonesia Articles Online )

tv Praktek Ditutup, Warga Masih Mengantre 12/12/2009  ( okezone.com )

tv Ribuan Warga Kembali Serbu Ponari 14/12/2009  ( okezone.com )

tv Polisi Periksa Kasus Pemukulan Ayah Ponari 17/12/2009 ( okezone.com )

tv Ponari Tidak Sekolah, Justru Buka Praktik Lagi 17/12/2009 ( okezone.com )

Artikel terkai   :

—–0O0—–

Judul Asli :

Dianggap Sakti Setelah Disambar Geledek

Siapa Muhammad Ponari sebenarnya?

Sebelumnya, warga Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang hanya tahu bahwa bocah tersebut adalah seorang siswa kelas 3 SD di desa itu.

Namun sejak sekitar dua pekan lalu, ratusan bahkan ribuan orang setiap hari berbondong-bondong mendatangi rumah anak tunggal pasangan suami istri Kasim, 40, dan Mukaromah, 28 tersebut.

Mereka yang berasal dari Jombang dan sekitarnya itu berbondong-bondong ingin berobat kepada Ponari, yang dikenal warga sebagai dukun tiban alias dukun dadakan. Bocah lugu ini dianggap memiliki kelebihan menyembuhkan penyakit setelah menemukan batu sebesar kepalan tangan sekitar tiga pekan lalu.

Di sela-sela mengobati para pasiennya, Ponari sempat menceritakan penemuan batu ajaibnya tersebut. Ikhwal batu berwarna coklat itu, jelas Ari, demikian Ponari dipanggil, dia temukan secara tidak sengaja sekitar tiga pekan lalu saat hujan deras mengguyur desanya.

Sebagaimana bocah seusianya, Ari bermain-main di bawah guyuran hujan lebat, yang sesekali diwarnai suara geledek. Pada saat itu, lanjut Ari, seiring suara petir menggelegar, kepalanya seperti dilempar benda keras. Beberapa detik kemudian Ponari merasakan hawa panas menjalari seluruh tubuhnya.

Beberapa detik kemudian Ponari mengaku mendapati batu sekepalan tangan berada di bawah kakinya. Ia mengaku kaget karena batu itu mengeluarkan sinar warna merah. Karena penasaran, batu itu akhirnya dibawanya pulang.

Mendengar cerita Ponari, Kasim, sang ayah, tidak percaya begitu saja. Bahkan neneknya, Mbok Legi, sempat membuang batu tersebut di rumpun bambu. Namun aneh, ketika sang nenek kembali ke rumah, batu yang berbentuk seperti kepala belut itu sudah berada di tempat semula. Padahal rumpun bambu tempat Mbok Legi membuang batu itu berjarak sekitar 100 meter dari rumah.

Beberapa hari kemudian, ada seorang tetangga sakit panas dan muntah-muntah. Tanpa ada yang meminta, Ponari membawa batu ajaibnya dan memasukkannya ke segelas air putih, kemudian diminumkan kepada tetangga yang sakit itu. Beberapa jam kemudian, tetangga tadi sembuh.

Bermula dari pengobatan itulah, kemudian kabar cepat beredar dari mulut ke mulut. Setiap hari kabar itu memyebar, dan akhirnya setiap hari rumah keluarga Kasim didatangi ratusan bahkan ribuan pengunjung.

Untuk memberi sedikit kenyamanan bagi pengunjung, kini di depan rumah Ponari yang sederhana (terbuat dari bambu) itu, didirikan tenda cukup besar.
Ponari mengatakan, dengan batu itu dirinya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. “Caranya ya sama, batu saya genggam, terus saya masukkan ke dalam segelas air putih, lalu airnya saya suruh minum ke orang yang sakit,” kata Ponari.

Ny Sumini, 51, seorang pengunjung, mengaku tertarik datang karena mendengar cerita orang-orang yang mengaku sembuh setelah diobati Ponari. “Saya sudah lama mengidap penyakit sesak napas. Melalui dukun tiban ini saya berharap bisa sembuh,” kata warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang itu.

Sumber artikel : http://www.surya.co.id

—–0O0—–

“Ponari” yang lugu dan polos
Mudah-mudahan jiwa yang tulus dan ikhlas tidak…..
terkontaminasi oleh kepentingan hawa nafsu

Rumah “Ponari” yang sederhana


Keluarga “Ponari”

Wajah yang polos dan lugu

Cara pengobatan “Ponari”

Pasien “Ponari” sampai bermalam, mayoritas dari luar Jombang

Pasien “Ponari” berdesak-desakan…..
menjadikan berkah bagi penjualan makanan dan minuman serta penginapan dadakan.

Pantya ” dadakan ”  juga merasakan berkahnya

Penjagaan ketat di tempat pengobatan “Ponari”

—– 0O0 —–

Renungan …… :D
Andaikan Keluarga, Penjabat dan Tokoh Agama bekerja sama , untuk mengelola dan mengkoordinir

  • Tokoh Agama (Ulama’) bisa memberikan pencerahan Agama kepada para pasien
  • Suatu saat bisa menambah pendapatan daerah
  • Para tetangga bisa menambah uang belanja dari jualan makan dan minuman, parkir, penginapan, dll.

Andaikan jika benar……  hasil pemeriksaan air “Batu Ponari” di Laboratorium mengandung manfaat……

  • Kebutuhan dan keperluan kehidupan “Ponari” ditanggung negara ……..
  • Dimasukan dalam sekolah khusus dan diarah ke dokteran……..

Maka……. pada tahun…. Menteri Kesehatan Indonesia  Prof. Dr. “Ponari” menemukan cara pengobatan HIV………… :)

Menurut sejarah tidak sedikit, para penemu ilmu pengetahuan yang terkenal,  awalnya  dianggap aneh, gila dan macam-macam……… ;)

Yang penting ……. “Ponari” besuknya akan jadi orang yang rasional (pendidikan) atau menjadi dukun, itu tergantung para orang tua (kedua orang tua, Pemerintah, Tokoh Agama) serta Masyarakat.

atau…….. :D        Astagfirullahal ‘adhim………. kenapa ngelantur…maaf.

—– 0O0 —–

About these ads

12 Comments

    • abdulshomad
    • Posted Februari 12, 2009 at Kamis, Februari 12, 2009
    • Permalink

    ternyata diindonesia terutama orang jombang banyak yang sakit.

    Mbah Jogo :
    mungkin akhir-2 ini biaya dokter (rumah sakit) mahal dan banyak malpraktek juga lho mas….. ;).
    Yang penting kan manusia diwajibkan berikhtiar, tetapi tanpa meninggalkan akidah….

    maturnuwun

    • Daus
    • Posted Februari 18, 2009 at Rabu, Februari 18, 2009
    • Permalink

    Akidah ?

    Akidah semacam apa yang percaya bahwa batu bisa menyembuhkan penyakit
    Itu Musyrik namanya dan tiada balasan bagi orang-orang yang menyekutukan Allah kecuali neraka jahanam,
    Hajar Aswad dan kabah saja yang menjadi idaman para jemaah haji untuk dipegang dan dicium tidak disembah dan dipercaya bisa menyembuhkan.
    Itu namanya kita kembali ke zaman jahiliyah ke zaman berhala lata, uza dll

    Di Al-quran suudah ada petunjuk obat-obat untuk menyembuhkan penyakit seperti madu, minyak jinten, habatus saida dll

    Mengapa saudara-saudara kita kembali ke zaman jahiliyah saya sangat sedih, insyaallah pertolongan akan datang bagi orang-orang yang sabar amin

    Mbah Jogo :
    Betul Kang Daus……musyrik adalah perbuatan yang tidak akan diampuni oleh Allah, dan tempatnya di neraka Jahanam. Dan saya sependapat……… ;)

    Tetapi ……maaf ya Kang……….. :), hanya renunganku khok…. Allah Maha Kuasa dan Maha Kehendak……………..Jangankan batu…….jika Allah berkehendak….daunpun bisa menjadi obat untuk mengobati suatu penyakit.
    Akidah yang dimaksud adalah keyakinan senantiasa digantungkan dan ingat atas kekuasaan Allah semata, sehingga kekuatan apapun yang ada dialam semesta ini adalah berasal dari Allah S.W.T.
    Ponari dan batu ajaibnya adalah sebagian kecil tanda-tanda kekuasaan Allah, permasalahan bagaimana manusia mensikapi hal tersebut………manjadi jauhkah atau semangkin dekat kepada Allah.
    Didunia ini penuh dengan misteri yang mengadung nilai-nilai keimanan, karena ada tanda-tanda kekuasaan Allah. Didalam Al Qur’an Allah pun menginformasikan kepada manusia tentang tanda-tanda kekuasaaNya.

    Al Qur’an 40. Al Mu’min ayat-81 :
    “Dan Dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya); maka tanda-tanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?”

    Al Qur’an 44. Ad Dukhaan ayat-33 :
    “Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata”

    Al Qur’an 15. Al Hijr ayat-75 :
    “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.”

    Dan masih banyak Allah mengiformasikan melalui Al Qur’an kepada manusia dan Allah juga menyindirkan bagi orang yang tidak mau memperhatikan dan yang tidak mau berfikir……………..wallahu’alam.

    Mungkin “Ponari dan batu ajaibnya” adalah sindiran Allah kepada manusia…..yang banyak mencari ketenaran dan gaji besar semata (Caleg) atau para ahli pengobatan yang merasa paling hebat dan pinter tetapi masyarakat yang membutuhkan tidak terjangkau (mahal). Lewat seorang bocah yang lugu dan tak berdaya dan batu yang tidak ada artinya (ada dimana-mana), Allah menunjukan kekuasaan dan KehendakNya.

    Insya allah…..pada waktunya “Ponari dan batu ajaibnya” akan tenggelam keistimewaan, karena kekuatan apapun didunia ini ada batasnya kecuali ilmu Allah……..wallahu’alam.

    Mohon maaf…….ulasan diatas adalah khusus untu diriku yang lupa dan salah, semata-mata untuk untuk menjaga akidahku agar senantiasa dalam bimbingan dan ampunanNya.

    Untuk Kang Daus terima kasih atas masukannya dan kunjungannya……… 8)
    Semoga persahabatan dan Ukhuwah tetap kuat dan kokoh, Insya Allah perbedaan pandangan akan membawa rahmat jika disikapi dengan bijak dan iman………amin.

    • Daus
    • Posted Februari 18, 2009 at Rabu, Februari 18, 2009
    • Permalink

    Tanda-tanda kekuasaan Allah ?

    Tanda-tanda kekuasaan Allah ada di Al Quran dan Al Quran sudah memberikan tuntunan bagaimana pengobatan menurut Allah SWT

    Jadi semua itu harus kembali ke Al Quran bagaimana pengobatan yang benar menurut Allah.

    Untuk “batu ajaib” ponari adalah tipu muslihat dari syaitan yang diberikan kekuatan yg tangguh oleh Allah SWT untuk menipu dan menyesatkan manusia

    Sangat menyedihkan manusia yang tertipu oleh tipu muslihat syaitan yang terkutuk

    Semoga kita semua dilindungi dari godaan syaitan yang terkutuk. Amin

    Mbah Jogo :
    Wah….betul banget Kang Daus…….. :)

    Al Qur’an Surah 41. Fushshilat-ayat 36 :
    “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    Al Qur’an Surah 7. Al A’raaf-ayat 200 :
    “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah”

    Al Qur’an Surah 3. Ali ‘Imran-ayat 108-109 :
    108. Itulah ayat-ayat Allah. Kami bacakan ayat-ayat itu kepadamu dengan benar; dan tiadalah Allah berkehendak untuk menganiaya hamba-hamba-Nya.
    109. Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

    Ilmu Allah itu Sangat Luas……..pengetahuan manusia itu terbatas…!
    Apapun yang ada di bumi dan alam semesta adalah milik Allah semuanya yang terjadi adalah kehendak Allah. Agar manusia selalu ingat KebesaranNya…..
    Masalahnya…..Iblis/ Syaitan dan pasukannya, tidak nyaman melihat manusia selalu berbuat baik kepada sesama dan Taat kepada TuhanNya. denga segala tipu daya untuk mengelincirkan manusia agar sama-sama dengan Iblis/Syaitan ke Neraka.

    Maaf….akupun sebenarnya takut untuk selalu menjawab komentar sobat-sobat……….karena akupun sempat merenung pada saat mengketik tulisan…………………………
    ………….yang menuntun nafsuku (kesombonganku)…….atau imanku……

    Yang pasti kebenaran tetap benar (Al Qur’an dan Al Hadist)…..dan yang salah suatu saat akan ketahuan. setiap manusia akan mempertanggung jawabkan dihadapan Allah Yang Maha Adil.

    Semoga kita senantiasa dalam membimbing dan ampunanNYa…..amin…amin…amin
    Maturnuwun Kang Daus……..atas nasehatnya.

  1. Wah,kyakx ne salah stu tnda2 kiamat….kiamat hmpir dunk…

    Mbah Jogo :
    Kalau lihat tanda-tandan datangnya kiamat di dalam Al Hadist sih……iyah…………………………
    aku sempat membaca dan melihat tayangan di TV “HARUN YAHYA” tentang tanda-tanda datangnya Kiamat.

    Masalah……. sudah siap kah kita (bekal/sangu sudah cukupkah…?) untuk rekreasi kealam kubur yang tidak akan bisa kembali ke dunia lagi untuk memperbaiki diri…………? ;)

    Yang penting….marilah kita memperbanyak Instigfhar dan beribadah kepada Allah, berbuat baik kepada sesama, khususnya kepada kedua oran tua kita.

    Salam kenal……….dan terima kasih atas kunjungan dan responnya….. 8)

  2. kalo ponari yang sakit siapa yang obatin ?
    & buat orang yang antri kerumah ponari, kalian kok begitu mudahnya mempercayai hal semacam itu, gue yakin deh kalian punya maksud lain semacam keberuntungan . mau kaya ? makanya kerja…..
    keyakinan kalian adanya tuhan nol,
    jangan kan ponari yang punya batu yang kalian yakini,
    seekor kucingpun kalo kalian yakini bisa ,coba aja sekalian.

    strong>Mbah Jogo :
    “Ponari sakit…? ” ya dibawa ke Dokter, karena Ponari ngak percaya sama batunya khok….he….he….he :)

    Betul Mas Dedi…………..
    Allah itu… tergantung dari niat hambaNya ……….
    dan Memang sangat memprihatinkan, kasihan para umat manusia (termasuk yang mencari obat ke Ponari….he….he…he), ngak ada yang ngurusi, karena para tokoh (……. agama)…..sedang sibuk urusan Caleg…. :D

    Yang penting kita do’akan, Semoga Allah memberikan bimbingan dan ampunan kepada kita dan semua umat manusia yang memiliki iman (termasuk yang datang ke Ponari………. ;) ) dan Allah memberikan hidayah, yaitu pada jalan yang lurus…..jalan yang menuju keselamatan dunia dan akherat……….amin

    Maturnuwun atas kunjungan dan rasa prihatin serta simpatinya…..semoga bermanfaat.

  3. Menurut saya musyrik atau kafir harus disisihkan dulu, sebab kalo kita merasa orang waras secara ilmiah hal itu menandakan kekuasaan ALLAH dan Kita harus bertambah keimanannya, ALLAHu AKBAR

    Mbah Jogo :
    “Tentang Kekuasaan Allah”……Kang Jaka Pendil……..benar juga tuh……, karena keajaiban atau kekuatan apapun yang terjadi/ada didunia ini adalah milik Allah dan Allah yang mempunyai kehendak.

    Karena Ilmu Allah sangat Luas………dan yang dimiliki dan dipahami oleh manusia tidak ada setetes air lautan (terbatas). Kemungkinan perbedaan yang terjadi adalah cara memandang setiap permasalahan dari sudut yang berbeda…..wallahu’alam.

    Salam kenal Kang Jaka Pendil, semoga sukses selalu dalam berkarya….. 8)

    Maturnuwun atas kunjungan dan urun rembuknya, semoga menjadi manfaat….. ;)

    • muhammad dicky
    • Posted Februari 21, 2009 at Sabtu, Februari 21, 2009
    • Permalink

    Saya rasa keadaan masyarakat islam di lokasi tempat ponari membuka praktik, sudah tak lagi memegang teguh kepada syariat islam. Sebagai mana yg diajarkan Nabi Muhammad, kita tidak boleh meletakkan harapan kita kepada batu yang jelas2 benda mati,,,,
    Menurut saya hal ini sudah hampir temasuk syrik. Apa lagi kalau batunya sampai di sembah2,,, aduh capedeh! ^-^

    Mbah Jogo :
    Al Qur’an Surah 7. Al A’raaf – ayat 56. :
    “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

    Benar Mas Dicky…. meletakan harapan seharusnya kepada Allah semata, karena Allah Yang Maha Kuasa dan Berkehendak………. apalagi sampai ada yang menyembah batu…naudzubillah mindzalik..

    Tetapi Mas Dicky kalau sholat tidak menyembah ka’bah khan…? :) … maaf bergurau…..he..he..he
    Saya yakin…….. kita (umat islam) sholatnya bukan menyembah ka’bah tetapi menyembah Allah dengan menghadap ka’bah, itu perintahNYA……..
    Jangankan…. niatnya…. menyembah batunya “Ponari”, menyembah ka’bah saja itu syirik khok mas…… :) jangan marah lho !

    Salam kenal dan persaudaraan, semoga Ukhuwah kita tetap kuat.

    • TERTIPU...
    • Posted Maret 4, 2009 at Rabu, Maret 4, 2009
    • Permalink

    Ya namanya anak kecil, belum ada bukti ilmiah koq dipercaya sama yang tua…..
    Makin tua makin bijak seharusnya, goblok semua!!!

    Mbah Jogo :
    Betul Mas…. Mbak….Pak…..Ibu….Sobat… semangkin tua seharusnya mensikapinya semakin bijak.
    Tetapi akan bertambah bijak, jika memberi masukan/komentar selalu menampakan identitasnya (jujur). Agar kita (yang memberi komentar tidak disebut bangsa halus)…. maaf…. he…he…he. :mrgreen:
    Jika Allah menakdirkan menjadi mempimpin, biar menjadi pemimpin yang jujur dan berani bertanggung jawab… :)

    Sebagai renungan :
    1. Iblis atau Syaitan itu pandai menghasut dan menipu, tetapi tidak berani menampakkan diri….
    2. Suatu saat jika sobat atau orang yang dicinatai mempunyai penyakit, baik medis maupun ilmiah tidak bisa memberikan solusi…. Sobat akan merasakannya……..saat itu antara iman dan nafsu bercampur menjadi satu.

    maaf sekali lagi maaf …….., kita harus berani mengutarakan pendapat dengan menampakan identitas….8)
    Karena perbedaan pendapat itu menjadi rahmat, jika disikapi dengan bijak dan iman.

    Terima kasih atas masukan dan kunjungannya.

    • hendy aditya
    • Posted Maret 16, 2009 at Senin, Maret 16, 2009
    • Permalink

    thanks ya atas infonya..
    sukses selalu dah..

    Mbah Jogo :
    Sama Mas….
    Thanks atas kunjungannya n Salam Kenal.

  4. Jangan sampai jatuh korban lagi yang penting GBU

    Mbah Jogo :
    Maturnuwun or thanks…… :)

    Salam

    • emma
    • Posted Mei 5, 2009 at Selasa, Mei 5, 2009
    • Permalink

    masyarakat qt semkin g’ rasional ajha

    Mbah Jogo :
    Betul…. tapi ngak semua khok….. :)
    Jika manusia menghadapi problema kehidupan tanpa dilandasi / dibarengi dengan bijak dan iman, akan menjadi manusia yang g’ rasional.
    Bisa kita tengok :
    @ http://mbahjogo.wordpress.com/2009/04/13/kalah-pemilu-caleg-stres/
    @ http://mbahjogo.wordpress.com/2009/04/12/fenomena-anggota-dpr/
    Yang pening kita belajar mensikapi kenapa masyarakat menjadi g’ rasional, agar kita tidak terjebak dalam persepsi yang g’ rasioanal juga lho…..!.
    8) “KEYAKINAN >< RASIONAL” 8) …… :) “KENYATAAN BISA MENGABAIKAN RASIONAL” :)
    tetapi….. ;) “KENYATAAN MENAMBAH KEKUATAN KEYAKINAN” ;)

    Salam kenal…..

  5. Moga Sukses aja Deh,…
    RIBUAN oRang pasti ,..suhu jadi PANAS…. haduuhh…
    Makasih untuk informasinya,,.. ya….


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s