Skip navigation

Juma’at, 12 juni 2009

BEBERAPA PERINGATAN DAN AJARAN TENTANG MORAL

Musibah dan kesenangan (“hura-hura” / “bermewah-mewahan”) yang terlintas dalam kehidupan ini, yang bisa membuat lalai dan melemahkan iman jika salah mensikapinya.

Informasi semakin cangih….. dengan cepat bisa di dengar dan dilihat….

Serta sering ditanyang di infotainment tentang kehidupan yang bermewah-mewahan (berhura-hura) dan musibah selalu silih berganti…..

  • Tetapi masih banyak orang lalai untuk mengingat Tuhan-Nya.
  • Padahal didalam kejadian itu terdapat tanda-tanda akan Kebesaran-Nya.

Memang mulut terucap…. Tapi hati tertutup…………
Karena tidak sedikit yang mensikapi kejadian itu menjadi sibuk mencari kesalahan dan menfitnah orang lain….. bukannya semakin giat untuk meperbanyak bertasbih dan mendekatkan diri kepada Sang Maha pencipta…….

A

ndaikan :

  1. “ketetapan” (salah satunya rasa kasih sayang Rasulullah kepada umatnya, yaitu beliau pernah berdo’a agar semua kekhilapan dan kesalahan umatnya azabnya ditangguhkan, karena beliau berharap taubatnya dan anak keturunannya ada yang mengikuti ajarannya)
  2. dan kematian” tidak ada,

Pasti Tuhan yang Maha Perkasa akan mendatangkan “AZAB” yaitu musibah yang lebih besar dan lebih menakutkan………………….
Seperti zamannya :
Nabi Luth ; Nabi Huud ; Nabi Nuh… dan masih banyak….

K

arena Azab / Musibah yang lebih besar ditangguhkan oleh Allah, maka banyak manusia yang dalam kehidupannya semakin congkak dan sombong. Yang membuat lalai dan semakin bergelimpangan dosa………
Hanya dengan sabar dan memperbanyak mengingat kepada Allah baik pagi…siang…petang dan malam……..  agar membuat hati ini menjadi tenang dan senang……….. dari kecongkakan dan sombong kehidupan yang bermewah-mewahan.

J

angan mata dan pikiran terpusat pada kehidupan yang bermewah-mewahan (glamour) sebagai bunga dunia itu, yang memang diberikan oleh Allah sebagai cobaan bagi manusia …………….
sesungguhnya kehidupan apa yang kita jalani sambil diringi dengan  memperbanyak mengingat Allah itu jauh lebih baik, karena karunia Allah itu lebih baik dan kekal.

S

ebagai benteng pertahanan agar keluarga tidak terpengaruh oleh kehidupan “glamour” (bermewah-mewahan), maka ajak untuk mendirikan sholat dengan sabar….. Karena Allah tidak pernah meminta rezeki kita, tetapi Allah yang memeberikan rezeki kepada kita…. Agar kita dan keluarga kita menjadi orang yang bertaqwa.

K

ehidupan yang bermewah-mewahan membuat manusia semakin congka dan sombong, yang membuat mereka berkata “hidup ini adalah surga…….. siksa kubur dan neraka apalagi azab itu adalah cerita bohong belaka…. Sikat terusssss “.
Padahal berita/informasi kejadian musibah sudah didengar dan diperlihatkan oleh Allah akibat kesombongan dan kecongkaan menusia, tetapi karena manusia sibuk mencari kesalahan dan menfitnah orang lain tentang musibah itu…. Mereka semakin lalai dan bergelimpangan dalam dosa……., sehingga .akal dan mata hati mereka semakin tertutup.

A

ndaikan Allah menurunkan Azab kepada manusia, pasti manusia itu meminta Allah untuk diberikan/didatangkan seorang penolong untuk membimbing dalam penyelamatan dari Azab tersebut.

Y

ang pasti setiap manusia apapun kondisi dan statusnya adalah menunggu suatu penantian…. yaitu.. al-maut…….. mati.

Dan setiap perbuatan manusia akan dimintai pertanggung jawaban…….
Semoga kita dijadikan manusia mendapatkan pentujuk dan ampunan-Nya….. amin.

Kesimpulan :
Menghadapi kehidupan bunga dunia ini dengan :

  • Sholat
  • Sabar
  • Memperbanyak bertasbih (mengingat Allah)

—– 0O0—–

QS 20. Thaahaa – ayat 128 ~ 135

128. Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin) berapa banyaknya Kami membinasakan umat-umat sebelum mereka, Padahal mereka berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.

129. Dan Sekiranya tidak ada suatu ketetapan dari Allah yang telah terdahulu atau tidak ada ajal yang telah ditentukan, pasti (azab itu) menimpa mereka.

130. Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang,

131. Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.

132. Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.

133. Dan mereka berkata: “Mengapa ia tidak membawa bukti kepada Kami dari Tuhannya?” dan Apakah belum datang kepada mereka bukti yang nyata dari apa yang tersebut di dalam Kitab-Kitab yang dahulu?

134. Dan Sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu azab sebelum Al Quran itu (diturunkan), tentulah mereka berkata: “Ya Tuhan Kami, mengapa tidak Engkau utus seorang Rasul kepada Kami, lalu Kami mengikuti ayat-ayat Engkau sebelum Kami menjadi hina dan rendah?”

135. Katakanlah: “Masing-masing (kita) menanti, Maka nantikanlah oleh kamu sekalian! Maka kamu kelak akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang Lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk”.

—– 0O0—–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: