Skip navigation

Sindiran, Peringatan atau…….Ujian…….dari Yang Maha Kuasa ?

Disaat musibah silih berganti di negri ini………. Disaat manusia sibuk ingin jadi CaLeg……….. yang berusaha dengan segala cara, mengandalkan Kekuasaan, Kekuatan dan Kekayaan…<arguing>…..Seorang bocah yang lugu, polos dan yang tidak mempunyai daya dan kekuatan apapun menjadi tersohor……” PONARI SI JAKA GLEDEK “.

-0O0-

Artikel terkait   :

Judul asli :

Pelajaran dari Batu Sakti Ponari

Rabu, 11 Februari 2009 – 08:03 wib
reporter : Dadan Muhammad Ramdan Okezone

Di saat suhu politik nasional kian memanas menjelang hajatan besar Pemilu 2009, hampir sebulan ini masyarakat digemparkan dengan kehadiran bocah yang mendadak jadi tabib sakti dan diyakini mampu mengobati berbagai penyakit.

Anak kecil itu bernama Ponari yang berusia 9 tahun, warga asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ponari adalah bocah lugu dari keluarga biasa ini mendadak kesohor.

Ribuan orang datang berbondong-bondong dan rela antre untuk berobat. Media massa juga gencar memberitakan fenomena yang langka ini. Usut punya usut, kesaktian Ponari berasal dari sebuah batu. Batu yang satu ini bukan sembarang. Kemunculannya diselimuti kabut misteri.

Menurut pengakuan pihak keluarga, batu sebesar telur ayam tersebut muncul ketika Ponari tersambar petir dua bulan lalu. Karena bentuknya yang aneh, batu itu sempat dibuang bahkan sampai tiga kali. Anehnya batu itu selalu kembali ke si empunya.

Entah apa yang mendorongnya, tanpa disuruh Ponari mengobati seorang tetangganya yang sakit panas tinggi dengan meminumkan air dari celupan batu berwarna kuning itu dan ternyata sembuh. Dari situlah, tersiar  kabar ada tabib sakti di Jombang. Ribuan orang menyambanginya setiap harinya, tak ayal membuat antrean mengular sepanjang 5 kilometer.

Aneh memang fenomena Ponari ini. Kehadirannya menjadi magnet luar biasa  kuat, tak hanya menarik perhatian bagi mereka yang mencari kesembuhan. Berbagai kalangan pun berkoar dengan beragam opini. Dari mulai warga  biasa, pejabat, polisi, politikus hingga pakar unjuk bicara.

Ada yang menilai ini keajaiban dunia, namun banyak juga yang mencibir hal itu terlalu dibesar-besarkan untuk satu tujuan tertentu. Cari untung atau nebeng beken misalnya.Tapi memang masih tak terbantahkan bila sesuatu yang berbau mistis sangat laku dan menarik perhatian.

Meski demikian, tentunya ada hikmah atau pelajaran yang bisa dipetik dari fenomena Ponari dengan batu ajaibnya. Umumnya, warga yang datang berobat berasal dari kelas bawah dengan kondisi ekonomi lemah dan pendidikan rendah. Kasus Ponari secara tidak langsung membuka mata jika masyarakat mencari alternatif pengobatan yang murah meski irasional dan berbau magis.

Hal ini menjadi tamparan bagi dunia pengobatan medis moderen yang semakin sulit terjangkau karena mahalnya. Begitu juga dengan pemerintah, harus banyak belajar dalam membenahi layanan kesehatan bagi  warga tidak mampu.

Pemerintah harus memberikan jaminan kesejahteraan dengan memperbaiki kualitas hidup rakyat, sehingga tidak perlu jauh-jauh mencari obat dengan berdesak-desakan, malah hingga tewas karena terinjak dan kelelahan saat antre berjam-jam.

Apa pun alasannya, berharap pada pengobatan batu ajaib semacam itu adalah satu kemunduran, karena kembali pada peradaban kuno yang mestinya sudah ditinggalkan.

Bagi kaum muslim, menyakini kekuatan batu sakti menjadi ujian berat terhadap keimanan dan ketauhidan terhadap Allah SWT. Kemunculan batu Ponari setidaknya membuktikan jika umat masih lemah moral, keimanan dan ekonominya.

Untuk itu umat harus senantiasa waspada dalam menyikapi kasus ini, sebab dapat terjerumus pada kemusyrikan, satu dosa terbesar dan tak terampuni jika terbawa mati sebelum bertaubat. Alim ulama juga dituntut lebih peka dalam membina umat, terlebih ketika dihadapkan pada persoalan akidah yang menjadi pondasi keimanan seorang muslim.

Memang Allah Maha Kuasa dan berkehendak dengan “kun fayakun maka  jadilah”, sehingga tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi-Nya. Namun tetap harus diingat jika memercayai satu kekuatan selain Allah adalah syirik yang menyesatkan, nista dan terkutuk.

Adaikan benar batu ajaib itu punya daya peyembuhan, tentunya  semata-mata membuktikan akan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah  SWT, sehingga semakin mempertebal tingkat keimanan. Semoga kita yang  beriman dan berilmu, dapat menarik pelajaran dan hikmah dari fenomena tabib cilik Ponari asal Jombang ini. (ram)

—–0O0—–

One Comment

  1. RUARRRRRR BIASA KEHEBATAN ALLOH SUBHANAHU WATA’ALA kalau batu sakti itu memang betul ajaib,wgw bisa pinjem gak yaaa buat ngobatin orang-orang yang bermuka dua dan bebal otaknya????

    Mbah Jogo :
    Kalau untuk ” bermuka dua dan bebal otaknya???? ” di do’akan saja mas…..🙂
    Jika “batu” tersebut untuk mengobatinya…..mintanya bisa macem-macem…he..he…he🙂

    maturnuwun


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: