Skip navigation

Judul Asli : Stres dan Depresi, Akibat Tidak Menjalankan Agama
Sumber : http://www.harunyahya.com (artikel lengkapnya)

Pengkajian terhadap stres kejiwaan atau stres raga telah mengungkap bahwa selama stres berat berlangsung terjadi penurunan pada daya kekebalan yang berkaitan dengan keseimbangan hormonal. Diketahui bahwa kemunculan dan kemampuan bertahan dari banyak penyakit termasuk kanker terkait dengan stres.

Singkatnya , stres merusak keseimbangan alamiah dalam diri manusia. Mengalami keadaan yang tidak normal ini secara terus-menerus akan merusak kesehatan tubuh, dan berdampak pada beragam gangguan fungsi tubuh. Para ahli menggolongkan dampak buruk dari stres terhadap tubuh manusia dalam sejumlah kelompok utama sebagaimana berikut :

  • Cemas dan Panik: Suatu perasaan yang menyebabkan peristiwa tidak terkendali.
  • Mengeluarkan keringat yang semakin lama semakin banyak
  • Perubahan suara: Berbicara secara gagap dan gugup
  • Aktif yang berlebihan: Pengeluaran energi yang tiba-tiba, pengendalian diabetik yang lemah
  • Kesulitan tidur: Mimpi buruk
  • Penyakit kulit: Bercak, bintik-bintik, jerawat, demam, eksim dan psoriasis .
  • Gangguan saluran pencernaan: Salah cerna, mual, luka pada permukaan dalam dinding saluran pencernaan
  • Penegangan otot: gigi yang bergesekan atau terkunci, rasa sakit sedikit tapi terus-menerus pada rahang, punggung, leher dan pundak
  • Infeksi berintensitas rendah: pilek, dsb.
  • Migrain
  • Denyut jantung dengan kecepatan yang tidak wajar, rasa sakit pada dada, tekanan darah tinggi
  • Ketidakseimbangan ginjal, menahan air
  • Gangguan pernapasan, pendek napas
  • Alergi
  • Sakit pada persendian
  • Mulut dan tenggorokan kering
  • Serangan jantung
  • Melemahnya sistem kekebalan
  • Pengecilan di bagian otak
  • Perasaan bersalah dan hilangnya percaya diri
  • Bingung, ketidakmampuan menganalisa secara benar, kemampuan berpikir yang rendah, daya ingat yang lemah
  • Rasa putus asa yang besar, meyakini bahwa segalanya berlangsung buruk
  • Kesulitan melakukan gerak atau diam, memukul-mukul dengan irama tetap
  • Ketidakmampuan memusatkan perhatian atau kesulitan melakukannya
  • Mudah tersinggung dan sangat peka
  • Bersikap yang tidak sesuai dengan akal sehat
  • Perasaan tidak berdaya atau tidak berpengharapan
  • Kehilangan atau peningkatan nafsu

Kenyataan bahwa mereka yang tidak mengikuti nilai-nilai ajaran agama mengalami “stres” dinyatakan oleh Allah dalam Al Qur’an :

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta…” (QS. Thaahaa, 20:124)

Dalam sebuah ayat lain, Allah telah menyatakan bahwa

” … hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa mereka pun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja…” (QS. At Taubah, 9:118)

Kehidupan yang “gelap dan sempit” ini, atau stres, nama yang diberikan di masa kini, adalah akibat ketidakmampuan orang-orang tak beriman untuk menaati nilai-nilai akhlak yang diajarkan agama. Kini, para dokter menyatakan bahwa jiwa yang tenang, damai dan penuh percaya diri sangatlah penting dalam melindungi pengaruh stres. Kepribadian yang tenang dan damai hanya dimungkinkan dengan menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur’an . Sungguh, telah dinyatakan dalam banyak Al Qur’an bahwa Allah akan memberikan “ketenangan” dalam diri orang-orang beriman. (Al Qur’an , 2:248, 9:26, 40, 48:4, 18) Janji Tuhan kita terhadap orang-orang beriman telah dinyatakan sebagaimana berikut:

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS, An Nahl, 16: 97)

—– 0O0 —–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: