Skip navigation

Jumat, 08/05/2009 15:14 WIB

1. Seorang Nenek Ditemukan Duduk Mengambang di Laut

Irul Hamdani – detikSurabaya

Banyuwangi – Warga Dusun Grajagan Pantai Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, dikejutkan dengan penemuan sesosok nenek misterius di tengah laut. Nenek misterius tersebut ditemukan duduk dengan posisi mengambang di atas permukaan air laut.

Nenek “Sakti” Supiah saat dibawa pulang/ Irul Hamdani

Nenek

yang belakangan diketahui bernama Supiah (65), asal Dusun Selorejo Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi itu ditemukan secara tak sengaja oleh serombongan nelayan yang sedang memancing di laut Grajagan, tepatnya Laut Pelawangan. Kali pertama ditemukan, nenek misterius itu berada di permukaan air laut dalam posisi duduk, Kamis malam (7/5/2009), sekitar pukul 23.00 WIB atau bertepatan pada malam Jumat Legi. Anehnya lagi, tubuh maupun pakaian yang dikenakan nenek tersebut tak basah oleh air laut. Saat ditolong oleh para nelayan, nenek tersebut justru menolak untuk dinaikkan ke atas kapal jukung. Bahkan saat berhasil dirayu naik ke atas kapal, nenek itu justru memaksa para nelayan untuk mengantarnya ke arah laut lepas seakan mengejar sesuatu. “Saya kira batang kayu, saya baru tahu pas nenek itu batuk-batuk membentur perahu saya. Teman-teman saya ketakutan, pas saya lihat ternyata nenek itu duduk di atas permukaan air terombang-ambing arus laut,” jelas Supariyanto (40), nelayan Grajagan yang malam itu melihat langsung kesaktian nenek Supiah. Dia sangat heran, sebab nenek tersebut seperti pada film-film fiksi selama ini.

Nenek

Supiah yang sempat diamankan ke rumah Supariyanto itu kemudian disusul oleh keluarganya, Jumat (8/5/2009). Selain itu polisi juga ikut mengawalnya, sebab penemuan nenek sakti itu mengundang warga berduyun-duyun. Saat ditanya wartawan, nenek Supiah hanya diam. “Saya cari anak saya,” katanya singkat. (gik/gik) -0O0- Jumat, 08/05/2009 15:36 WIB

2. Supiah Mengaku Cari 2 Anaknya yang Berbadan Ular

Irul Hamdani – detikSurabaya

Banyuwangi – Nenek Supiah (65) benar-benar misterius. Dia yang ditemukan nelayan sedang duduk mengambang di tengah laut mengaku sedang mencari dua anaknya yang hilang. Yang mengejutkan lagi, anaknya itu disebutnya seorang laki-laki dan seorang perempuan, yang berwujud ular berkepala manusia.

“Katanya cari anaknya yang hilang terbawa laut, anaknya itu disebutnya berkepala manusia berbadan ular, itupun dijawabnya setelah saya tanya berkali-kali dengan sedikit rayuan,” ungkap Supariyanto menirukan jawaban sang nenek sesaat setelah dibawa pulang nelayan dari laut.

Supariyanto adalah salah seorang nelayan yang sempat menyaksikan penemuan sang nenek di tengah laut Grajagan, Banyuwangi, Kamis malam (7/5/2009).

Nenek Supiah memang tak banyak bicara. Dia lebih sering membisu saat ditanya ketika diamankan di rumah Supariyanto, Grajagan, Jumat (8/5/2009). Tak mudah berkomunikasi dengan nenek yang diyakini warga memiliki kekuatan magis tingkat tinggi tersebut.

Tatapan matanya yang tajam seakan menyiratkan kekuatan luar biasa yang terpendam di dalam dirinya. Bahasa tubuhnya juga menunjukkan kegelisahan, seakan mencari sesuatu yang lama dicarinya.

Nenek Supiah juga enggan menjelaskan ilmu yang digunakan hingga dia bisa duduk di atas permukaan air laut Grajagan, atau tepatnya perairan Pelawangan. Dia tetap membisu meski wartawan memberondong pertanyaan tentang prilakunya itu.

Supiah (65) yang berasal dari Dusun Selorejo Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi itu akhirnya dijemput keluarganya. Pihak keluarga juga enggan bicara banyak soal kejadian yang membuat geger itu. (gik/gik)

-0O0-

Jumat, 08/05/2009 15:36 WIB

3. Nenek “Sakti” Supiah ‘Kerjai’ Kamera Wartawan

Irul Hamdani – detikSurabaya

Banyuwangi – Nenek Supiah kembali menunjukkan ‘kesaktiannya’. Setelah dievakuasi dari tengah laut, wartawan yang ingin mengabadikan gambarnya dibuat bingung. Entah mengapa, satu persatu power kamera wartawan yang meliput mendadak mati secara bergantian. Bahkan ada pula yang hasil jepretannya berwarna gelap.

Bukan hanya wartawan, warga yang berusaha mengabadikan gambar melalui ponselnya juga mengalami hal serupa. “Mbah…mbah saya ambil gambarnya ya,” kata seorang wartawan. Si nenek itu mengawasi para wartawan dengan tatapan tajam.

“Loh kok malah mati lagi handphonku, kok bisa sih,” teriak salah seorang wanita yang saat itu berebut mengabadikan gambar Nenek Supiah di rumah Supariyanto (40), seoang nelayan Grajagan yang melihat langsung kesaktian pada nenek misterius itu, Jumat (8/5/2009).

Namun setelah sang nenek di bujuk rayu, akhirnya gambar yang diharapkan berhasil didapatkan. “Ini kebetulan atau gimana sih kok mati sendiri,” kata seorang wartawan dengan keheran-heranan. Padahal dia mengaku sudah mengisi baterainya penuh sebelum berangkat liputan.

Nenek yang berasal Dusun Selorejo Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi itu ditemukan secara tak sengaja oleh serombongan nelayan yang sedang memancing di laut Grajagan, tepatnya Laut Pelawangan, Kamis malam (7/5/2009).

Kali pertama ditemukan, nenek misterius itu berada di permukaan air laut dalam posisi duduk. Para nelayan itu akhirnya mengevakuasi ke darat meski sang nenek sempat menolak.

Meski banyak diam, nenek yang terlihat linglung itu sempat menyampaikan alasannya ke laut kepada Supariyanto. Menurutnya dia sedang mencari dua anaknya, lelaki dan perempuan yang wujudnya membuat yang mendengarnya tercengan. Dua anaknya itu, bertubuh ular namun berkepala manusia. (gik/gik)

-0O0-

Selasa, 12/05/2009 07:12 WIB

4. Keluarga Khawatir Supiah ‘Dikawal’ Penunggu Laut Selatan

Irul Hamdani – detikSurabaya

Banyuwangi – Keluarga Supiah (65), nenek ‘sakti’ asal Dusun Selorejo Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, yang dipergoki nelayan sedang duduk mengambang di atas laut Pelawangan, Grajagan mengaku resah dan takut dengan perubahan di dalam diri nenek Supiah.

Keluarga Supiah, mengaku takut jika anggota keluarganya itu sudah disusupi makhluk halus. Sebab, sebelum ditemukan duduk di permukaan laut, nenek misterius itu tak menunjukkan keanehan yang menonjol. Hanya kebiasaan berbicara sendiri yang selama ini diketahui oleh keluarganya.

Kebiasaan itu juga dirasa sedikit mulai berubah. Sebab hal itu terlihat menjadi lebih sering dilakukan Supiah dibanding sebelumnya. Pihak keluarga Supiah juga merasa heran, bagaimana mungkin anggota keluarganya yang dianggap stres oleh orang kampung, bisa duduk mengapung di atas air laut. Mereka curiga jika di dalam tubuh Supiah sudah bercokol sesosok makhluk halus.

“Selama ini tidak pernah aneh-aneh, kami curiga jangan-jangan dia (Supiah) sudah disusupi penunggu laut Grajagan,” jelas Muhaini yang diiyakan istrinya, Saudah, adik kandung Supiah saat ditemui detiksurabaya.com, sebelum berangkat kerja, Selasa (12/5/2009) pagi.

Kecurigaan itu berdasarkan perubahan yang mulai terasa. Seperti intensitas kebiasaan berbicara sendiri yang meningkat, serta mata Supiah juga kerap diketahui melotot saat berbicara dengan orang lain. Dan juga niatan Supiah untuk kembali ke laut Grajagan seakan seperti rindu dengan rumahnya sendiri.

Meski menduga jika disusupi makhluk halus atau penunggu laut Selatan, namun pihak keluarga mengaku pasrah. Yang terpenting Supiah tidak berubah menjadi beringas atau berbahaya bagi lingkungannya. Supiah juga diketahui menjadi lebih sensitif jika diajak bicara terkait anaknya (Apalagi manusia berbadan ular yang diaku sebagai anaknya).

“Mungkin dia lagi kangen berat sama anaknya yang bernama Dewi dan Solikhah. Sebab sudah sekitar 7 tahun tidak ketemu,” jelas Saudah, sambil menunjukkan foto Solekhah, salah satu putri nenek Supiah yang ada di Papua dan sudah hilang kontak sejak pertemuan terakhir, 5 tahun silam. (gik/gik)

-0O0-

Selasa, 09/05/2009 16:07 WIB

5. Nenek “Sakti” Supiah Bicara

Irul Hamdani – detikSurabaya

Rumah Supiah yang berada di Dusun Selorejo Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi

Supiah

Supiah (65), nenek “sakti” yang ditemukan duduk mengambang di atas permukaan air laut Grajagan, akhirnya bicara. Supiah mengaku bisa ke tengah laut pelawangan dengan cara diantar oleh air laut.

—– 0O0 —–



4 Comments

    • Iwan
    • Posted Juni 30, 2009 at Selasa, Juni 30, 2009
    • Permalink

    Wah ini beneran tah Yah ?

    Mbahjogo :
    benar atau tidaknya hanya Allah yang tahu.
    tetapi dialam ini tidak ada yang tidak mungkin jika Allah menghendaki…..🙂

    • iva
    • Posted Desember 2, 2009 at Rabu, Desember 2, 2009
    • Permalink

    wau……itu nyata g sih??tp d dunia ini pa sih tg g mungkn

  1. WIUUH…. KEERENN

  2. WUUIHHH… GOKILLL


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: